KNOWLEDGE MANAGEMENT PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DI DESA SUKAHARJA KABUPATEN BOGOR
DOI:
https://doi.org/10.62180/d8777t78Keywords:
Knowledge Management, Kelompok Wanita Tani, Lahan Pekarangan, , Tanaman Sayur, Pendekatan PartisipatifAbstract
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan bertani masyarakat di Desa Sukaharja, Ciomas, melalui optimalisasi lahan tidur dan pekarangan terbatas berbasis tanaman sayuran. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh mulai lunturnya nilai-nilai bertani di kalangan warga setempat serta minimnya pemanfaatan lahan kosong di lingkungan sekitar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif (participatory approach) melalui tiga tahapan utama: perencanaan, pelaksanaan fisik (pembangunan saung dan rumah kaca mini, penyediaan logistik tani, serta penanaman), serta monitoring dan evaluasi teknis yang berjalan selama satu tahun dengan dua kali ulangan. Hasil evaluasi kualitatif menunjukkan adanya peningkatan kohesivitas sosial dan keberhasilan pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai wadah belajar dan unit produksi. Secara kuantitatif, analisis berbasis Knowledge Management (KM) versi pengetahuan objek (object-based knowledge) terhadap 20 responden menghasilkan indeks rata-rata keseluruhan yang tinggi sebesar 3,97. Dimensi Knowledge Acquisition (Pemerolehan) mencatatkan skor tertinggi (4,18) berkat efektivitas penyuluhan pakar dan kebun percontohan (demplot). Keberhasilan tersebut didukung oleh Knowledge Storage (3,92) untuk retensi kearifan lokal, serta Knowledge Sharing (3,89) yang mengandalkan modal sosial kelompok. Output dari Knowledge Application (3,92) berupa adopsi rumah kaca dan rintisan komposter mandiri secara nyata menghasilkan dampak dan keberlanjutan program (Outcomes = 3,95). Program ini terbukti memberikan dampak ganda yang terukur bagi warga, yaitu pemenuhan kecukupan gizi keluarga sehat secara mandiri sekaligus memberikan nilai tambah (added value) ekonomi berupa penghematan belanja dapur harian.
Downloads
References
Asharo, R. K., Lisanti, E., Indrayanti, R., Adisyahputra, Pasaribu, P. O., Priambodo, R., Rizkawati, V., & Irnidayanti, Y. (2021). Cultivation of Family Medicinal Plants using the Verticulture Method as Efforts to Use Narrow Yard Land in Rawamangun, East Jakarta. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, 5(1), 61–74. https://doi.org/10.21009/JPMM.005.1.5
Asiah, N., David, W., & Widiastuti, T. (2021). Training and Coaching Model Design As A Solutions for Women’s Microentrepreneurs Community (Kota Pelangi) Problems. Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 93–109. https://doi.org/10.52166/engagement.v5i1.261.
Cocks, M., Vetter, S., & Wiersum, K. F. (2018). From universal to local: perspectives on cultural landscape heritage in South Africa. International Journal of Heritage Studies, 24(1), 35-52.https://doi.org/10.1080/13527258.2017.1362573.
Ernawati, E., Nirwana, T. P., Nurhayati, & Kusumadinata, A. A. (2024). Urban farming sebagai pilar ketahanan pangan di kawasan pinggiran kota: Praktik dan dampaknya di Desa Ciherang, Bogor. AGRINUS: Jurnal Agro Marin Nusantara, 2(2), 13–19. https://doi.org/10.62180/tyffn540
Junaidi, Y., Arbi, M., Silvian, T., & Berizki, S. (2025). Factors that Influence Knowledge Sharing in the Development of Farming in Talang Keramat Urban Village of Banyuasin District. UBS Journal of Economics and Business, 14(3), 619–628.
Kusumadinata, A. A. (2024). Problematika Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) di Indonesia: Studi Kasus Analis Pemberitaan. AGRINUS: Jurnal Agro Marin Nusantara, 1(2), 194-203. https://doi.org/10.62180/96j13b48.
Kusumadinata, AA. (2021). Komunikasi Risiko untuk Meningkatkan Kemandirian Petani Padi Rawa di Sumatera Selatan. Disertasi. Bogor: Sekolah Pascasarjana IPB. Link https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/107207.
Nurhayati. (2024). Communication network system in SL-PTT program technology development. HUMANUS: Jurnal Sosiohumaniora Nusantara, 1(3), 371–381. https://doi.org/10.62180/j8n97j79
Nurmayasari, D., & Ilyas, I. (2014). Peran Anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Laras Asri Pada Peningkatan Kesejahteraan Keluarga (Studi Deskriptif di Dusun Daleman Desa Kadirejo Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang). Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 3(2): 16-21.
Partasasmita, R., Cahyani, N. T., & Iskandar, J. (2020). Local knowledge of the community in Cintaratu Village, Pangandaran, Indonesia on traditional landscapes for sustainable land management. Biodiversitas, 21(8), 3606–3616. https://doi.org/10.13057/biodiv/d210825
Raharso, S., & Tjahjawati, S. S. (2016). Organisasi Berbasis Pengetahuan Melalui Knowledge Sharing. Bandung: Alfabeta.
Sarjiyah, Istyanti, E., & Mulatsari, S. A. (2025). Optimizing Yard Land Utilization to Enhance Food and Economic Independence of the 'Aisyiyah Branch Leadership (PRA) Members of South Ngestiharjo. Proceeding International Conference of Community Services, 3(1), 1365–1373.
Setiawan, A. N., & Wijayanti, S. N. (2025). Community-Based Yard Urban Management. Proceeding International Conference of Community Services, 3(1). E-ISSN: 3024-9333.
Suniaprily, F. G. A., Ardiyanto, D. D., Mentari, A. I. N., Alwan Fauzan, Afrigh Alaina Shobron, Ada Riski Rahma Noviana, Amilia Febriani, Yulian Dwi Nurwanti, & Adhy Nugraha. (2024). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Desa Bakipandeyan Sukoharjo Menuju Kesejahteraan Keperempuanan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI), 1(6), 119-124. https://doi.org/10.62017/jpmi.v1i6.2088.
Tetik, M. A., Rembu, Y., Tiza, A. L., & Bekun, S.. (2025). Peran Kelompok Tani dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Desa Alkani Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka. Studi Administrasi Publik Dan Ilmu Komunikasi, 2(4), 26–37. https://doi.org/10.62383/studi.v2i4.719
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurhayati, Ali Alamsyah Kusumadinata, Erna Ernawati, Astrid Sri Wahyuni Sumah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










