EDUKASI LITERASI MEDIA DAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN PROMOSI WISATA KABUPATEN PANGANDARAN
DOI:
https://doi.org/10.62180/bqq32d81Keywords:
literasi media, komunikasi digital, promosi wisata, Pangandaran, konten digital, storytellingAbstract
Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat, namun upaya promosi wisata masih terkendala rendahnya literasi media dan kemampuan komunikasi digital pelaku wisata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas literasi media dan keterampilan komunikasi digital melalui edukasi, workshop, dan praktik pembuatan konten. Pelatihan dilaksanakan pada Kamis (27/11/2025) di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran, diawali dengan sambutan mitra yang menekankan pentingnya kemampuan memilah informasi, menggunakan media digital secara tepat, serta menjaga kredibilitas promosi wisata. Pelatihan terdiri dari tiga sesi utama, yaitu: (1) edukasi literasi media tentang cara membedakan informasi valid dan hoaks, etika komunikasi digital, serta peran media sosial dalam pembentukan citra destinasi; (2) workshop storytelling dan penyusunan narasi promosi wisata berbasis pengalaman, nilai budaya, dan potensi lokal; serta (3) praktik pembuatan konten digital berupa foto dan video menggunakan smartphone, dilengkapi teknik komposisi visual serta editing sederhana. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan menghasilkan konten yang lebih kreatif serta komunikatif. Evaluasi melalui wawancara menunjukkan bahwa mitra Disbudpar menilai pelatihan ini sangat membantu meningkatkan kualitas informasi pariwisata yang disampaikan kepada publik. Peserta juga mengakui peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri dalam membuat konten serta menerapkan strategi promosi digital. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas komunikasi digital pegiat wisata dan memperkuat upaya promosi pariwisata Pangandaran.
Downloads
References
Aliansyah, H., & Hermawan, W. (2019). Peran Sektor Pariwisata Pada Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Di Jawa Barat. Bina Ekonomi, 23(1), 39–55.
Alwaton, Y. (2023). Jurnalisme Warga Sebagai Alternatif Literasi Media Dan Partisipasi Bagi Publik. Avant Garde, 11(2), 165–177.
Gurning, R. (2024). Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan Dan Kreativitas Usaha Terhadap Pendapatan Masyarakat Di Pantai Bebas Parapat Simalungun.
Latif, B. S. (2019). Analisis Strategi Pengembangan Wisata Pesisir: Studi Pada Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Pangandaran. Ilmu Dan Budaya, 41(62).
Muftiadi, A. (2017). Pengembangan Desa Wisata Dan Potensinya Di Kabupaten Pangandaran. Adbispreneur: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi Bisnis Dan Kewirausahaan, 2(2).
Prasetyo, H., & Rini, H. (2021). Meningkatkan Keterampilan Literasi Informasi Masyarakat Melalui Program Wisata Literasi. Baca: Jurnal Dokumentasi Dan Informasi, 42(2), 277–286.
Setiawan, F. N., Nurmansyah, M. A., & Eka, S. V. (2024). Pelatihan Literasi Digital Marketing Melalui Media Facebook Dan Whatsapp Untuk Penggiat Pariwisata Desa Ranuyoso. Jurnal Surya Masyarakat, 6(2), 181–187.
Sutarjo, M. A. S., & Fariza, M. R. (2025). Public Speaking Bagi Pelajar Man 1 Pangandaran: Penguatan Soft Skill Dan Kompetensi Komunikasi Remaja. Jp2n : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara, 2(3 Se-Articles), 306–313. Https://Doi.Org/10.62180/Fe3f8x14
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yogie Alwaton, Miftahul Rozaq, Muhammad Rio Fariza, Moch. Armien Syifaa Sutarjo, Febriyanti Claudia, Septiana Yustika Widyaningrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










