Peran Penyuluh Pertanian Dalam Hilirisasi Teknologi Budidaya Padi Guna Mendukung Swasembada Pangan

Authors

  • Melinda Ayu Sapitri Polbangtan Bogor Author
  • Nurhayati Polbangtan Bogor Author
  • Mitha Sagita Rani Polbangtan Bogor Author
  • Muhamad Izdharul Hasan Polbangtan Bogor Author
  • Shandika Adhiransyah Polbangtan Bogor Author
  • Sultan Alfarizi Hendrico Polbangtan Bogor Author
  • Tegar Hagianta Barus Polbangtan Bogor Author
  • Uma Matul Wuziah Polbangtan Bogor Author
  • Ali Alamsyah Kusumadinata Universitas Djuanda Author

DOI:

https://doi.org/10.62180/dtzq9q21

Keywords:

budidaya padi, Kalimantan Selatan, penyuluh pertanian, swasembada pangan, hilirisasi teknologi

Abstract

Penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung swasembada pangan melalui hilirisasi teknologi budidaya padi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam menghilirisasikan teknologi budidaya padi di Kabupaten Banjar dan Barito Kuala, Kalimantan Selatan, serta mengidentifikasi kendala dan strategi peningkatan kinerjanya. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan penyuluh dan petani, serta telaah dokumen programa penyuluhan dan laporan kinerja BPP. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyuluh BPP telah menjalankan perannya dalam diseminasi teknologi seperti varietas unggul baru, mekanisasi pertanian, sistem tanam jajar legowo, dan pengelolaan air lahan rawa pasang surut. Implementasi teknologi tersebut terbukti meningkatkan produktivitas padi hingga 30% serta menekan kehilangan hasil panen. Namun, kinerja penyuluh masih menghadapi kendala berupa rasio penyuluh terhadap kelompok tani yang tidak ideal (1:20), keterbatasan sarana operasional, serta rendahnya insentif bagi tenaga penyuluh honorer. Strategi peningkatan kinerja meliputi penambahan jumlah penyuluh, peningkatan kapasitas melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan sarana prasarana, serta digitalisasi penyuluhan. Simpulan dari kajian ini adalah bahwa kinerja penyuluh BPP berkontribusi signifikan terhadap hilirisasi teknologi padi, namun optimalisasinya memerlukan dukungan kebijakan dan anggaran yang memadai dari pemerintah daerah agar target swasembada pangan dapat tercapai secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amrullah, E. R., Takeshita, H., & Tokuda, H. (2023). The impact of access to agricultural extension on technology adoption and farm income of smallholder farmers in Banten, Indonesia. Journal of Agribusiness in Developing and Emerging Economies. https://doi.org/10.1108/JADEE-10-2022-0218

Cai, B., Shi, F., Abate, M. C., & Geremew, B. (2024). Impact of agricultural socialized services on grain production: Evidence from China. Frontiers in Sustainable Food Systems, 8, 1415951. https://doi.org/10.3389/fsufs.2024.1415951

Dai, Z., Wang, Q., Jiang, J., & Lu, Y. (2024). University agricultural technology extension and efficient and sustainable agriculture. Scientific Reports, 14(1), 19121. https://doi.org/10.1038/s41598-024-69854-x.

Ernawati, E., Nirwana, T. P., Nurhayati, & Kusumadinata, A. A. (2026). Urban farming sebagai pilar ketahanan pangan di kawasan pinggiran kota: Praktik dan dampaknya di Desa Ciherang, Bogor. AGRINUS: Jurnal Agro Marin Nusantara, 2(2), 13–19. https://doi.org/10.62180/tyffn540

Kurniasih, F. (2024). Peranan penyuluh pertanian dan kompetensi komunikasi penyuluh pertanian terhadap tingkat produktivitas padi sawah di Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan [Tesis magister, Universitas Sumatera Utara]. Repositori USU. https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/98765.

Nurhayati. (2025). Sikap dan intensi perilaku mahasiswa untuk wirausaha di bidang peternakan. AGRINUS: Jurnal Agro Marin Nusantara, 2(1), 42–50. https://doi.org/10.62180/fm53av26.

Prahesti, I., Abdussamad, A., & Firmansyah, H. (2020). Kinerja penyuluh pertanian dalam pemberdayaan masyarakat tani di Kabupaten Banjar. Frontier Agribisnis, 3(4), 112-120. https://doi.org/10.20527/frontbiz.v3i4.5678

Quantitative insights into extension advisory services: Enhancing rural livelihoods through evidence-based analysis. (2024). Journal of Experimental Agriculture International, 46(11), 587-597. https://doi.org/10.9734/jeai/2024/v46i113056

Seprama, R., Helmi, & Tanjung, H. B. (2023). Dinamika lembaga penyuluhan dan adaptasi penyuluh dalam memberikan pelayanan inovasi teknologi kepada petani. Jurnal Niara, 16(2), 245-256. https://doi.org/10.31849/niara.v16i2.12345

Shokati Amghani, M., Mojtahedi, M., & Savari, M. (2023). An economic effect assessment of extension services of agricultural extension model sites for irrigated wheat production in Iran. Scientific Reports, 13(1), 11566. https://doi.org/10.1038/s41598-023-38456-8.

Downloads

Published

2026-01-01

How to Cite

Peran Penyuluh Pertanian Dalam Hilirisasi Teknologi Budidaya Padi Guna Mendukung Swasembada Pangan. (2026). AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara, 2(2), 70-83. https://doi.org/10.62180/dtzq9q21

Similar Articles

1-10 of 24

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)