Tumbuhan dalam Upacara Adat di Kecamatan Rumbai Barat

Authors

  • Wirdati Irma Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Delia Candra Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Adinda Fitriani Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Ayunica Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Muhammad Sidik Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Reska Amalia Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Sherly Novela Universitas Muhammadiyah Riau Author
  • Winda Nopita Sari Universitas Muhammadiyah Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.62180/7syn1b10

Keywords:

Keanekaragaman Hayati, Rumbai Barat, Tumbuhan adat

Abstract

Artikel ini bertujuan mengidentifikasi jenis tumbuhan yang dimanfaatkan dalam upacara adat melalui survei lapangan di Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil sampel 30% rumah dari empat RT pada RW 006 sehingga diperoleh gambaran langsung mengenai tumbuhan yang ditanam dan digunakan masyarakat. Hasil survei dan wawancara menemukan delapan jenis tumbuhan utama yang berperan dalam pelaksanaan ritual adat, yaitu pisang, kunyit, tebu, pinang, sirih merah, pandan, kelapa, dan rambusa. Keanekaragaman tumbuhan dianalisis menggunakan indeks Shannon–Wiener yang menunjukkan variasi jenis yang cukup baik di lingkungan permukiman tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat masih mempertahankan keberadaan tanaman bernilai budaya, sekaligus menegaskan pentingnya pelestarian tumbuhan lokal sebagai bagian dari praktik adat yang terus diwariskan. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antikasari, N., & Andriyanto, O. D. (2023). Makna Simbolis Dalam Ritual Tradisi Manten Tebu di Pabrik Gula Semboro Kabupaten Jember. JOB (Jurnal Online Baradha), 19(1), 20-50.

Astuti, S. Y. (2023). Studi Etnobotani Pada Proses Ritual Adat Pernikahan Masyarakat Kaur di Desa Ulak Pandan Kabupaten Kaur Bengkulu Sebagai Bahan Ajar (Doctoral dissertation, IAIN Metro).

Badan Penghubung Provinsi. (2018). Pohon kelapa: tumbuhan serbaguna. Penghubung Babelprov. https://penghubung.babelprov.go.id/content/pohon-kelapa-tumbuhan-sebaguna-0.

Haki, Y. (2025). Fungsi rumah adat dalam upacara perkawinan adat masyarakat timor Di Desa Noebana Kecamatan Noebana. Jurnal Sport & Science 45, 7(1), 137-145.

Hamidah, H., Mahrudin, M., & Irianti, R. (2022). Etnobotani Areca catechu L.(Pinang) Suku Dayak Bakumpai Bantuil Kabupaten Barito Kuala Berbentuk Buku Ilmiah Populer. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(4), 51-66.

Maay, M.M; Kameubun, K.M.B; and Raunsay, E.K. (2024). Pemanfaatan tumbuhan dalam upacara adat, kesenian dan keindahan pada masyarakat Kampung Yongsu Desoyo Distrik Raveni Rara Kabupaten Jayapura. Jurnal Novaeguinea, 15(1), pp. 254–271.

Mongabay Indonesia. (2024). Namanya Rambusa, sering disebut Markisa Mini. Mongabay Indonesia. https://mongabay.co.id/2024/03/06/namanya-rambusa-sering-disebut-markisa-mini/

Nasution, J., Kardhinata, E. H., & Ningrum, M. S. (2024). Pemanfaatan Tanaman Kelapa (Cocos nucifera). Penerbit NEM.

Nomleni, F. T., & Rupidara, A. D. N. (2025). Etnobotani Pengobatan Tradisional Masyarakat Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang. Penerbit NEM.

Nurhanifa, F & Kaspul. (2025). Pemanfaatan jenis tumbuhan sebagai bahan ritual adat pada Suku Banjar dan Suku Dayak Bakumpai Di Kalimantan Selatan-Kajian Etno-Sosioantropologi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi Universitas Lambung Mangkurat, pp. 357–366.

Sari, A. N. (2023). Studi Etnobotani Tumbuhan pada Prosesi Ritual Pernikahan Adat Bali di Desa Dwi Warga Tunggal Jaya sebagai Bahan Ajar SMA (Doctoral dissertation, IAIN Metro).

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Tumbuhan dalam Upacara Adat di Kecamatan Rumbai Barat. (2025). AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara, 2(2), 57-62. https://doi.org/10.62180/7syn1b10

Similar Articles

1-10 of 12

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)