Tumbuhan dalam Upacara Adat di Kecamatan Rumbai Barat
DOI:
https://doi.org/10.62180/7syn1b10Keywords:
Keanekaragaman Hayati, Rumbai Barat, Tumbuhan adatAbstract
Artikel ini bertujuan mengidentifikasi jenis tumbuhan yang dimanfaatkan dalam upacara adat melalui survei lapangan di Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil sampel 30% rumah dari empat RT pada RW 006 sehingga diperoleh gambaran langsung mengenai tumbuhan yang ditanam dan digunakan masyarakat. Hasil survei dan wawancara menemukan delapan jenis tumbuhan utama yang berperan dalam pelaksanaan ritual adat, yaitu pisang, kunyit, tebu, pinang, sirih merah, pandan, kelapa, dan rambusa. Keanekaragaman tumbuhan dianalisis menggunakan indeks Shannon–Wiener yang menunjukkan variasi jenis yang cukup baik di lingkungan permukiman tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat masih mempertahankan keberadaan tanaman bernilai budaya, sekaligus menegaskan pentingnya pelestarian tumbuhan lokal sebagai bagian dari praktik adat yang terus diwariskan.
Downloads
References
Antikasari, N., & Andriyanto, O. D. (2023). Makna Simbolis Dalam Ritual Tradisi Manten Tebu di Pabrik Gula Semboro Kabupaten Jember. JOB (Jurnal Online Baradha), 19(1), 20-50.
Astuti, S. Y. (2023). Studi Etnobotani Pada Proses Ritual Adat Pernikahan Masyarakat Kaur di Desa Ulak Pandan Kabupaten Kaur Bengkulu Sebagai Bahan Ajar (Doctoral dissertation, IAIN Metro).
Badan Penghubung Provinsi. (2018). Pohon kelapa: tumbuhan serbaguna. Penghubung Babelprov. https://penghubung.babelprov.go.id/content/pohon-kelapa-tumbuhan-sebaguna-0.
Haki, Y. (2025). Fungsi rumah adat dalam upacara perkawinan adat masyarakat timor Di Desa Noebana Kecamatan Noebana. Jurnal Sport & Science 45, 7(1), 137-145.
Hamidah, H., Mahrudin, M., & Irianti, R. (2022). Etnobotani Areca catechu L.(Pinang) Suku Dayak Bakumpai Bantuil Kabupaten Barito Kuala Berbentuk Buku Ilmiah Populer. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(4), 51-66.
Maay, M.M; Kameubun, K.M.B; and Raunsay, E.K. (2024). Pemanfaatan tumbuhan dalam upacara adat, kesenian dan keindahan pada masyarakat Kampung Yongsu Desoyo Distrik Raveni Rara Kabupaten Jayapura. Jurnal Novaeguinea, 15(1), pp. 254–271.
Mongabay Indonesia. (2024). Namanya Rambusa, sering disebut Markisa Mini. Mongabay Indonesia. https://mongabay.co.id/2024/03/06/namanya-rambusa-sering-disebut-markisa-mini/
Nasution, J., Kardhinata, E. H., & Ningrum, M. S. (2024). Pemanfaatan Tanaman Kelapa (Cocos nucifera). Penerbit NEM.
Nomleni, F. T., & Rupidara, A. D. N. (2025). Etnobotani Pengobatan Tradisional Masyarakat Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang. Penerbit NEM.
Nurhanifa, F & Kaspul. (2025). Pemanfaatan jenis tumbuhan sebagai bahan ritual adat pada Suku Banjar dan Suku Dayak Bakumpai Di Kalimantan Selatan-Kajian Etno-Sosioantropologi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi Universitas Lambung Mangkurat, pp. 357–366.
Sari, A. N. (2023). Studi Etnobotani Tumbuhan pada Prosesi Ritual Pernikahan Adat Bali di Desa Dwi Warga Tunggal Jaya sebagai Bahan Ajar SMA (Doctoral dissertation, IAIN Metro).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Wirdati Irma, Delia Candra, Adinda Fitriani, Ayunica, Muhammad Sidik, Reska Amalia, Sherly Novela, Winda Nopita Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










